Jumat, 12 Mei 2017

Gaya Hidup Yang Baru (Amsal 12:24, 26-27, Yohanes 5:17)


            Banyak orang sekarang berduyun- duyun menjadi pebisnis. Apalagi dengan kemudahan teknologi yang menolong orang untuk dapat melakukan bisnis online secara perorangan. Ada orang yang berbisnis karena benar- benar memiliki passion di bidang itu. Namun ada orang yang menjadikannya sekedar usaha sampingan. Ada yang melakukannya karena suka, tetapi ada juga yang karena terpaksa. Seperti akhir- akhir ini dengan ekonomi dunia yang semakin anjlok dan harga sembako yang semakin naik, membuat beberapa pekerja tidak mampu menggantungkan hidup pada upah bulanannya, sehingga beberapa terpaksa mencoba peruntungan mereka dengan berbisnis. Apapun alasannya, tak dapat disangkal bahwa beberapa pebisnis memulai usaha mereka karena tekanan kebutuhan ekonomi. Di sisi lain ada juga orang yang membenci bisnis dengan berbagai alasan. Namun hari- hari ini bisnis bukan lagi suatu opsi dalam hidup kita. Bisnis sudah seharusnya dijadikan gaya hidup. Ketika dunia ini diciptakan, Tuhan bekerja selama enam hari dan semuanya baik. Empat ribu tahun kemudian Tuhan Yesus menyaksikan bahwa Bapa masih terus bekerja bahkan hingga dimasa kita hidup. Ibaratnya, kita bekerja di suatu perusahaan dan Bos nya terus bekerja, apakah kita akan duduk berpangku tangan dan tiap bulan tinggal menerima upah? Tentu tidak bukan? Bahkan, sekalipun bos di dunia ini tidak bekerja lagi, karyawannya harus tetap bekerja dengan giatnya.
            Orang percaya diajarkan untuk hidup oleh iman dan berdasarkan kasih karunia Tuhan, tetap tidak ada satu pun ayat firman Tuhan yang memerintahkan atau member usul supaya jangan bekerja. Malah dengan jelas diperintahkan untuk terus bekerja. Orang yang menjadikan bisnis atau bekerja sebagai gaya hidup akan mendapati tempat penggembalaannya sebagaimana ditekankan oleh Amsal. Menjadikan bisnis sebagai gaya hidup juga bukan berarti menjadikan kita sebagai orang yang serakah untuk melakukan apapun demi kelancaran bisnis. Tetapi untuk menghindarkan kita dari kemalangan dan kekurangan, sebab orang yang malas bekerja tidak akan mendapatkan hasil apa- apa. Dapatkah seorang siswa yang tak pernah belajar memperoleh peringkat pertama dalam ujian sekolahnya? Seorang pelari marathon tak akan pernah menjadi juara bila ia tak berlari dalam perlombaan.
            Jika ada yang berminat untuk berbisnis tetapi belum menemukan bisnis yang tepat, tetaplah berusaha dan terus maju, sebb hasil akhir yang vbaik hanya tersedia bagi orang- orang yang tekah bekerja keras. Jadikanlah bisnis sebagai gaya hidup yang baru dan selamat menikmati hasil- hasilnya. Jadikanlah hari- hari ini dengan hidup menjadi pekrja yang rajin dan tak kenal lelah. Dan, bagi Anda yang telah menjadikan bisnis sebagai gaya hidup, bersiap- siaplah untuk menuai hasilnya.


Sumber : Manna Sorgawi

Jumat, 21 April 2017

Waktu Yang Terbaik

Tentu kita pernah berdoa meminta sesuatu kepada Tuhan. Apa yang kita pikirkan saat meminta sesuatu kepada Tuhan? Hampir semua kita mengharapkan Tuhan menjawab sesuai dengan keinginan kita.

Tepat di bulan Desember kemarin saya meminta kepada Tuhan agar di tahun ini saya bisa berkumpul bersama dengan keluarga saya di Medan. Di samping itu juga saya sedang mengerjakan tugas Penulisan Ilmiah saya dari kampus. Karena judul Penulisan ilmiah saya berkaitan dengan salah satu perusahaan yang membutuhkan perizinan untuk melakukan penelitian dengan menyebarkan kuesioner maka saya harus bolak balik mengurus surat- surat izin penelitian tersebut dan juga menghubungi pihak perusahaan yang bersangkutan, sementara libur kuliah telah tiba ….

Setelah selesai menyerahkan surat – surat perizinian ke perusahaan tersebut, saya pulang dan nantinya mereka akan menghubungi saya kembali. Berhari- hari Saya menunggu kabar dari pihak perusahaan tersebut apakah saya diperbolehkan untuk menyebarkan kuesioner disana atau tidak, setelah itu saya berdoa meminta kepada Tuhan agar saya diperbolehkan untuk melakukan riset toko dan dengan waktu yang saya inginkan yaitu setelah liburan selesai agar saya bisa berlibur berkumpul dengan keluarga saya di Kampung, selang tiga hari setelah saya selesai memberikan surat izin, saya dihubungi by email oleh pihak perusahaan tersebut kalau saya diperbolehkan melakukan penelitian di perusahaan tersebut pada tanggal 21 Desember sampai 27 Desember, sementara di hari itu adalah dimana saya akan berencana untuk pulang kampung. Perasaan saya campur aduk dimana ada senang dan ada sedih saat itu, Saya sempat kecewa karna apa yang saya harapkan tidak sesuai dengan kenyataan.

Seiring waktu berjalan saya sadar dan mencoba untuk menerima semuanya dengan lapang dada, tidak bersungut- sungut dan berpikir positif karena saya tau apa yang terjadi saat ini adalah rencana Tuhan dalam hidup saya dan itulah waktu yang terbaik.
Setelah seminggu selesai melakukan riset toko saya langsung mengerjakan tugas penulisan ilmiah saya di rumah dengan data yang sudah saya dapat dan kumpulkan. Lalu segera saya bimbingan dengan dosen Pembimbing saya dan memberikan bab 1-5 bolak balik untuk mendapatkan surat acc dari dosen Pembimbing. Banyak proses yang saya lewati dan waktunya tiba saya mendapatkan surat acc dari dosen pembimbing saya, disitu saya sangat senang akhirnya ….

Lalu keesokan harinya saya mendaftarkan diri saya sidang di baak dan saya mendapatkan jadwal sidang pada tanggal 17 Februari 2017 dan dinyatakan saya lulus sidang yayyy! Saya sangat mengucap syukur kepada Tuhan karna saya bisa cepat kelar sidang tepat pada waktunya dan saya adalah salah satu dari 3 orang pertama dikelas yang sudah sidang.

Salah satu syarat saat kita berdoa kepada Tuhan adalah harus berserah kepada Tuhan dan membiarkanNya menjawab sesuai dengan caraNya, bukan cara kita. Kitalah yang memohon dan Tuhan berhak menjawab sesuai caraNya yang ajaib. Tuhan mengetahui apa yang kita butuhkan dan juga inginkan, Ia adalah Tuhan yang akan menjawab doa dengan bijaksana karna Dia adalah Tuhan yang mengetahui segalaNya, termasuk apa yang terbaik bagi kita. Semangat bagi teman- teman yang belum sidang tetap bertekun dan sabar dalam segala hal.


God bless you J

Sabtu, 15 April 2017

Etika Bisnis

Pengertian Etika Bisnis

Pengertian, Prinsip dan Manfaat Etika Bisnis
Etika Bisnis
Etika bisnis adalah suatu pengetahuan tentang tata cara ideal pengaturan dan pengelolaan bisnis yang memperhatikan norma dan moralitas yang berlaku secara universal (Muslich, 2004:9). Etika bisnis merupakan aturan tidak tertulis mengenai cara menjalankan bisnis secara adil, sesuai dengan hukum yang berlaku dan tidak tergantung pada kedudukan individu atau-pun perusahaan di masyarakat.

Etika bisnis lebih luas dari ketentuan yang diatur oleh hukum, bahkan merupakan standar yang lebih tinggi dibandingkan standar minimal ketentuan hukum, karena dalam kegiatan bisnis seringkali kita temukan wilayah abu-abu yang tidak diatur oleh ketentuan hukum (Bertens, 2000).

Etika bisnis terkait dengan masalah penilaian terhadap kegiatan dan perilaku bisnis yang mengacu pada kebenaran atau kejujuran berusaha (Sumarni, 1998:21). Etika bisnis merupakan pengetahuan pedagang tentang tata cara pengaturan dan pengelolaan bisnis yang memperhatikan norma dan moralitas melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

Etika bisnis menjadi standar nilai yang menjadi pedoman atau acuan manajer dan segenap karyawan dalam pengambilan keputusan dan mengoperasikan bisnis yang etik. Etika bisnis dalam lingkupnya tidak hanya menyangkut perilaku dan organisasi perusahaan secara internal melainkan juga menyangkut perilaku bisnis secara eksternal. Etika bisnis berfungsi untuk menggugah masyarakat untuk bertindak menuntut para pelaku bisnis untuk berbisnis secara baik demi terjaminnya hak dan kepentingan masyarakat tersebut.

Dalam etika bisnis, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain pengendalian diri, pengembangan tanggung jawab sosial, mempertahankan jati diri, menciptakan persaingan yang sehat, menerapkan konsep pembangunan tanggung jawab sosial, mempertahankan jati diri, menciptakan persaingan yang sehat dan menerapkan konsep pembangunan yang berkelanjutan.

Etika bisnis dalam perusahaan memiliki peran yang sangat penting, yaitu untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value-creation) yang tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh. Biasanya dimulai dari perencanaan strategis, organisasi yang baik, sistem prosedur yang transparan didukung oleh budaya perusahaan yang handal serta etika perusahaan yang dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen (Muslich, 1998).

Aspek dan Sudut Pandang Etika Bisnis 

Menurut Bertens (2000) terdapat tiga aspek dan sudut pandang pokok dari bisnis, yaitu:
  1. Sudut pandang ekonomi, bisnis adalah kegiatan ekonomis, maksudnya adalah adanya interaksi produsen/perusahaan dengan pekerja, produsen dengan produsen dalam sebuah organisasi. Kegiatan antar manusia ini adalah bertujuan untuk mencari untung oleh karena itu menjadi kegiatan ekonomis. Pencarian keuntungan dalam bisnis tidak bersifat sepihak, tetapi dilakukan melalui interaksi yang melibatkan berbagai pihak. 
  2. Sudut pandang etika, dalam bisnis berorientasi pada profit adalah sangat wajar, akan tetapi jangan keuntungan yang diperoleh tersebut justru merugikan pihak lain. Maksudnya adalah, semua yang kita lakukan harus menghormati kepentingan dan hak orang lain. 
  3. Sudut pandang hukum, bisa dipastikan bahwa kegiatan bisnis juga terikat dengan Hukum Dagang atau Hukum Bisnis, yang merupakan cabang penting dari ilmu hukum modern. Dalam praktik hukum banyak masalah timbul dalam hubungan bisnis pada taraf nasional maupun internasional. Seperti etika, hukum juga merupakan sudut pandang normatif, karena menetapkan apa yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan.

Prinsip-prinsip Etika Bisnis 

Etika bisnis memiliki prinsip-prinsip yang bertujuan memberikan acuan cara yang harus ditempuh oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya. Menurut Sonny Keraf (1998), terdapat lima prinsip yang dijadikan titik tolak pedoman perilaku dalam menjalankan praktik bisnis, yaitu (Agoes & Ardana, 2009:127-128):

a. Prinsip Otonomi

Prinsip otonomi menunjukkan sikap kemandirian, kebebasan, dan tanggung jawab. Orang yang mandiri berarti orang yang dapat mengambil suatu keputusan dan melaksanakan tindakan berdasarkan kemampuan sendiri sesuai dengan apa yang diyakininya, bebas dari tekanan, hasutan, dan ketergantungan kepada pihak lain.

b. Prinsip Kejujuran 

Prinsip kejujuran menanamkan sikap bahwa apa yang dipikirkan adalah apa yang dikatakan, dan apa yang dikatakan adalah yang dikerjakan. Prinsip ini juga menyiratkan kepatuhan dalam melaksanakan berbagai komitmen, kontrak, dan perjanjian yang telah disepakati.

c. Prinsip Keadilan

Prinsip keadilan menanamkan sikap untuk memperlakukan semua pihak secara adil, yaitu suatu sikap yang tidak membeda-bedakan dari berbagai aspek baik dari aspek ekonomi, hukum, maupun aspek lainnya.

d. Prinsip saling Menguntungkan

Prinsip saling menguntungkan menanamkan kesadaran bahwa dalam berbisnis perlu ditanamkan prinsip win-win solution, artinya dalam setiap keputusan dan tindakan bisnis harus diusahakan agar semua pihak merasa diuntungkan.

e. Prinsip Integritas Moral

Prinsip integritas moral adalah prinsip untuk tidak merugikan orang lain dalam segala keputusan dan tindakan bisnis yang diambil. Prinsip ini dilandasi oleh kesadaran bahwa setiap orang harus dihormati harkat dan martabatnya.

Manfaat Etika Bisnis 

Perilaku Etis penting diperlukan untuk sukses jangka panjang dalam sebuah bisnis. Oleh karena itu, bisnis seringkali menetapkan pilihan strategis berdasarkan nilai dimana pilihan tersebut didasarkan atas keuntungan dan kelangsungan hidup perusahaan. Manfaat etika bisnis dalam kelangsungan perusahaan adalah sebagai berikut (Muslich, 2004:60-61):
  1. Tugas utama etika bisnis dipusatkan pada upaya mencari cara untuk menyelaraskan kepentingan strategis suatu bisnis dengan tuntunan moralitas. 
  2. Etika bisnis bertugas melakukan perubahan kesadaran masyarakat tentang bisnis dengan memberikan suatu pemahaman yaitu bisnis tidak dapat dipisahkan dari etika.

Daftar Pustaka

  • Bertens K. 2000. Pengantar Etika Bisnis, Edisi Keenam. Yogyakarta: Kanisius.
  • Muslich, Mohammad. 2004. Manajemen Keuangan Modern, Analisis Perencanaan dan Kebijakan. Cetakan Pertama. Jakarta: Bumi Aksara.
  • Sumarni, Murti, dkk. 1998. Pengantar Bisnis. Yogyakarta: Liberty Yogyakarta.
  • Agoes, Cenik & Ardana. 2009. Etika Bisnis dan Profesi. Jakarta: Salemba Empat.

SUMBER : http://www.kajianpustaka.com/2016/10/pengertian-prinsip-dan-manfaat-etika-bisnis.html

Senin, 10 April 2017

Pengertian Definisi Tujuan dan Fungsi Etika Bisnis

Definisi Etika Bisnis
Kata Etika, Menurut bahasa Yunani, kata etika berawal dari kata ethos yang memiliki arti sikap, perasaan, akhlak, kebiasaan, watak. Sedangkan Magnis Suseno berpendapat bahwa etika merupakan bukan suatu ajaran melainkan suatu ilmu.
pengertian-etika-bisnisKata kedua adalah bisnis, yang diartikan sebagai suatu usaha. Jika kedua kata tersebut dipadukan, yaitu etika bisnis maka dapat didefinisikan sebagai suatu tata cara yang dijadikan sebagai acuan dalam menjalankan kegiatan berbisnis. Dimana dalam tata cara tersebut mencakup segala macam aspek, baik dari individu, institusi, kebijakan, serta perilaku berbisnis.
Pengertian Etika Bisnis dan Cara Penyusunannya. Untuk menyusun etika bisnis yang bagus, maka perlu diperhatikan beberapa hal berikut ini, yaitu tentang pengendalian diri, pertanggungjawaban sosial, menjadikan persaingan secara sehat, penerapan konsep yang berkelanjutan, dapat mempertahankan keyakinannya, konsisten dengan sebuah aturan yang sudah disepakati bersama, penumbuhan kesadaran serta rasa memiliki dengan apa yang sudah disepakati, menciptakan suatu sikap untuk saling percaya pada antar golongan pengusaha, serta perlu diadakannya sebagian dari etika bisnis untuk dimasukkan dalam hukum yang dapat berupa suatu perundang-undangan.

Tujuan Etika Bisnis

Pengertian Etika Bisnis dan Tujuan Dibuatnya Etika Bisnis. Pada dasarnya sebuah etika bisnis ini digalakkan karena memiliki maksud dan tujuan tertentu dalam dunia bisnis. Adapun tujuan etika bisnis adalah untuk menjalankan dan menciptakan sebuah bisnis seadil mungkin serta menyesuaikan hukum yang sudah dibuat. Selain itu, juga dimaksudkan untuk menghilangkan ketergantungan pada sebuah kedudukan individu maupun perusahaan.

Fungsi Etika Bisnis

Pengertian Etika Bisnis dan Fungsi Penerapan Etika Bisnis. Dalam penerapan etika bisnis ini tentu akan adalah nilai plus atau keuntungan tersendiri bagi sebuah perusahaan, baik dalam jangka waktu yang panjang maupun menengah. Adapun fungsi etika bisnis diantaranya adalah dapat mengurangi dana yang diakibatkan dari pencegahan yang kemungkinan terjadinya friksi atau perpecahan, baik dari intern perusahaan itu sendiri maupun ekstern.
Selain itu, dalam penerapan etika bisnis ini juga berfungsi untuk membangkitkan motivasi pekerja agar terus meningkat, melindungi prinsip dalam kebebasan berdagang atau berniaga, serta dapat meciptakan keunggulan dalam bersaing.
Secara umum, suatu tindakan perusahaan yang kurang etis akan membuat konsumen menjadi terpancing dan pada akhirnya muncullah sebuah tindakan pembalasan. Seperti contoh adanya larang beredarnya suatu produk, gerakan pemboikotan, dan yang sejenisnya, maka yang terjadi adalah penurunan nilai jual dan juga perusahaan.
Kejujuran ketika berkomunikasi dan bersikap
Kejujuran merupakan poin penting dalam menjalankan usaha sekaligus membangun kepercayaan. Dalam berbisnis, Anda wajin bersikap jujur dalam segala hal. mulai dari memberikan informasi dan menganalisa kekuarangan perusahaan.
Integritas
Seseorang yang mempimpin perusahaan mendapatkan keparcayaan dari oran lain karena mempunyai integritas. Integritas dapat diartikan sebagai konsistensi antara pemikiran, perkataan, dan perbuatan.
Memenuhi janji serta komitmen yang dibuat
Seorang pebisnis dapat dipercaya karena mampu memenuhi semua janji serta komitmennya yang pernah dibuat. Dalam berbisnis Anda tidak boleh asal membuat janji, tetapi saat diucapkan Anda dapat langsung memenuhinya dengan baik.
Loyalitas
Loyalitas merupakan hal yang penting dalam berbisnis. Hal ini agar bisnis yang Anda jalani dapat berjalan dengan baik tanpa adanya konflik. Keloyalan dapat ditunjukan dengan bekerja keras sesuai dengan visi misi perusahaan serta mampu membedakan urusan kantor dengan masalah pribadi. Loyalitas juga dapat terlihat dari keseriusan Anda mengembangkan bisnis yang dijalani.
Nah, sampai disini pembahasan kita tentang pengertian etika bisnis, selamat untuk Anda yang berani masuk dalam dunia bisnis dan tentunya dengan menjunjung tinggi adanya etika bisnis.

SUMBER : bisnisi.com/pengertian-definisi-tujuan-dan-fungsi-etika-bisnis/

Lima Cara Memulai Usaha dari Bawah



 

Mempunyai usaha merupakan keinginan banyak orang. Sangat menyenangkan membesarkan usaha milik sendiri. Lalu pertanyaannya bagaimana cara memulai usaha baru dari bawah? sebenarnyanya cara untuk memulai usaha sangatlah mudah. Yang dibutuhkan hanya dengan mempunyai impian. Karena dengan impian kita dapat menciptakan ide usaha yang luar biasa, hingga akhirnya ide usaha tersebut direalisasikan menjadi sebuah peluang usaha baru yang menguntungkan.
Selanjutnya memulai usaha dapat dapat dilakukan sebagai berikut:
1. Tentukan ide usaha
Sesuaikan usaha yang akan dibuka dengan kemampuan, minat atau bakat yang kita miliki, namun tanpa meninggalkan faktor peluang pasar yang ada pada masyarakat. Banyaknya pengusaha sukses, karena mereka memilih bidang usaha yang mereka sukai. Sehingga kita akan selalu berusaha mengembangkan bisnis yang kita miliki, dengan perasaan senang hati tanpa ada kejenuhan ataupun rasa bosan yang sering muncul. Selain itu dapat juga memulai usaha baru yang belum pernah ada di pasaran sehingga terkesan unik dan menarik, atau membuka usaha yang telah banyak dipasaran namun memiliki peluang pasar yang masih besar.
2. Ciptakan visi dan misi usaha
Sebuah usaha harus mempunyai visi dan misi yang jelas, sehingga tujuan dan langkah usaha tersebut dapat terstruktur dengan baik untuk menunjang pengembangan usaha yang dibangun.
3. Bertindaklah
Sebaik apapun ide usaha yang kita punya, tidak akan pernah menjadi usaha yang sukses jika kita tidak segera bertindak. Mulailah usaha yang kita rencanakan dengan penuh keyakinan dan ketekunan, karena menjalankan sebuah usaha hingga mencapai kesuksesan membutuhkan perjuangan dan perjalanan yang cukup panjang dengan kerja keras yang harus dijalankan.
4. Selalu belajar dan lakukan pengamatan
Amati pengusaha yang telah sukses dengan bidang yang sama, bila usaha kita tergolong baru amatilah strategi manajemen yang mereka gunakan. Hal penting lainnya yaitu perdalam pengetahuan mengenai semua hal yang berhubungan dengan bisnis yang kita jalankan, agar produk kita bisa lebih inovatif.
5. Hadapi hambatan dan kegagalan
Membangun sebuah usaha hingga sukses tidaklah mudah, adanya hambatan serta resiko kegagalan hampir selalu membayangi setiap usaha. Untuk itu sebaiknya kita harus selalu berpikiran positif terhadap hambatan serta kegagalan yang ada, karena dalam tiap kesulitan akan ada kemudahan jika kita mau bekerja keras. Tanpa kita sadari, dalam keadaan terdesak kreativitas seseorang akan meningkat untuk mencari solusi dari masalah yang ada. Oleh karena itu, hadapi serta nikmati hambatan usaha karena akan menguatkan mental usaha kita dan menambah kemampuan kita dalam membangun usaha.
Kunci kesuksesan memulai usaha adalah berani menjadikan mimpi kita menjadi ide bisnis yang nyata. Jangan pernah takut gagal dalam memulai bisnis, karena setiap kegagalan akan memberikan pelajaran berharga bagi langkah bisnis Anda. (as/dari berbagai sumber)

SUMBER : http://www.ilawati-apt.com/peluang-bisnis-laundry/

Jumat, 31 Maret 2017

Jujur Tentang Keuangan

          Berbicara tentang uang tidak akan ada habisnya. Kejujuran adalah salah satu sifat yang sering dikaitkan dengan uang. Dalam dunia kerja, hampir seluruh perusahaan menetapkan kejujuran sebagai syarat utama bagi seseorang karyawan. Walaupun tidak diuraikan secara rinci, tetapi secara tersirat kejujuran yang dimaksud lebih banyak mengacu kepada keuangan. Ada banyak perusahaan yang masih memberikan toleransi bagi kesalahan lain, tetapi kalau soal kecurangan dalam keuangan tidak ada toleransi sekalipun nominalmya sangat kecil. Kejujuran soal keuangan secara tidak langsung dijadikan salah satu standar utama penilaian karakter seseorang. Sebab setiap kehidupan manusia selalu berkaitan dengan uang. Dengan uang kita dapat pergi ke tempat liburan yang kita ingini, dengan uang kita dapat membeli barang yang kita suka dan memenuhi kebutuhan hidup. Sekalipun uang adalah lembaran kertas tetapi ia menggiurkan dan memikat  hati setiap orang, sehingga berbuat ketidakjujuran bisa terjadi dimana- mana. Dalam dunia pekerjaan bahkan organisasi, tidak sedikit masalah terjadi berkaitan dengan uang.
          Kejujuran adalah hal yang sangat diutamakan dalam pekerjaan maupun organisasi. Ketika kita kehilangan kepercayaan karena ketidakjujuran, itu petanda buruk. Orang- orang tidak akan dapat bekerja dengan nyaman bersama kita, bahkan kita pun bisa kehilangan pekerjaaan dan kepercayaan. Jadi marilah kita membangun sikap yang jujur tentang uang.


Kata bijak : Orang jujur mendapatkan berkatnya, orang curang kehilangan berkatnya.

Jumat, 13 Januari 2017

TULISAN2_EKOPERASI_PERKEMBANGAN KOPERASI

Potret Koperasi di Finlandia


Dalam rilis 300 koperasi terbesar di dunia, koperasi papan atas mayoritas berasal dari Eropa. Sebut saja Groupe Crédit Agricole dari Francis dan ReWe Group dari Jerman. Meski berhaluan ekonomi liberal – kapitalis, tapi gerakan koperasi berkembang sangat baik. Bahkan di negara-negara  Skandinavia koperasi menjadi soko guru perekonomian. Finlandia adalah salah negara dengan gerakan koperasi paling maju di eropa bahkan dunia.
Nama Finlandia bisa jadi tidak sefamiliar negara Eropa lain, semisal Jerman dan Inggris. Tapi negara dengan ibu kota Helsinki ini termasuk paling berkoperasi, dimana 84% dari penduduknya adalah anggota koperasi. Selain itu koperasi menyumbang 10 % Groos National Product (GNP) untuk negara berpenduduk 5.4 juta jiwa ini. Itulah sedikit alasan mengapa negara ini di anggap sebagai negara paling berkoperasi di dunia.
Sejarah Koperasi Finlandia
Secara Geografis, Finlandia berada di Eropa utara, dekat kutub arktik yang sangat dingin. Iklim yang ekstrim membuat masyarakatnya terbiasa hidup kolektif untuk bisa bertahan hidup. Mereka terbiasa berburu, berladang dan menangkap ikan salmon secara berkelompok. Maka, saat gagasan koperasi masuk menjelang akhir abad ke -19, orang Finlandia menerima koperasi dengan baik karena memiliki kesamaan nilai  dengan budaya mereka.
Pada masa itu hampir 90% masyarakat Finlandia bekerja sebagai petani. Sebagian besar hidup miskin, terutama di pedesaan. Secara politik mereka juga belum berdaulat, masih menjadi bagian  dari kekaisaran Russia. Berangkat dari kondisi ekonomi dan politik yang sulit, sekelompok masyarakat di daerah Viveri dan Temper merintis  koperasi konsumsi pertama pada tahun 1870.
Salah satu tokoh gerakan koperasi Finlandia adalah Hannes Gebhard, seorang aktivis cum akademisi.Dia mendirikan Biro Komunikasi Koperasi, Pellervo – suera serta menulis buku tentang koperasi pertanian, Agricultural cooperation in other land. Misi utama Gebhard adalah melakukan gerakan sosial untuk memperkuat perekonomian masyarakat di penjuru negeri.Untuk mencapai misinya dia mulai mengkampanyekan gerakan koperasi ke pedesaan dengan mengirim 150 orang mahasiswa.
Hannes Gebhard, melalui Pellervo – Suera secara konsisten mendorong masyarakat mendirikan koperasi di komunitasnya. Terutama di daerah pedesaan dan pinggiran kota. Lembaga ini memberi bantuan jasa konsultasi dan pendampingan untuk koperasi yang baru berdiri.
Lahirnya Pellervo –Suera berhasil melakukan evolusi pada gerakan koperasi Finlandia. Salah satu sumbangsih penting lembaga ini adalah membidani lahirnya undang – udang perkoperasian pertama, yang diadaptasi dari undang – undang koperasi di Jerman. Koperasi di negara ini banyak di pengaruhi oleh gerakan koperasi Jerman. Gebhard sendiri adalah pengagum Raiffesen, tokoh koperasi asal Jerman.
Setelah Finlandia merdeka dari Russia pada tahun 1917, gerakan koperasi semakin meluas. Pada tahun 1904  beberapa komunitas menginisiasi Co – operative Wholeslae Community atau dalam bahasa lokal cukup disebut SOK. SOK adalah grosir besar yang memasok kebutuhan ritel milik komunitas. Perkembangan   koperasi konsumsi bertambah secara signifikan. Dalam rentang empat tahun sejak berdirinya SOK, telah berdiri  450 koperasi dengan total anggota mencapai 420.000 orang.
Berkat kegigihannya mendirikan gerakan koperasi di Finlandia, Hannes Gebhard di tetapkan sebagai bapak koperasi Finlandia. Serupa dengan Bung Hatta di Indonesia.
System Koperasi Finlandia
Bila Indonesia  punya Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) sebagai induk gerakan, Finlandia punya Pallervo – Suera atau Pallervo Society sebagai induk gerakan koperasinya.Lembaga yang di rintis oleh bapak koperasi Finlandia ini, menjadikonfederasi gerakan koperasi yang bersifat independen, tidak berafiliasi dengan struktur politik pemerintahan. Gerakan koperasi bersifat Bottom – up atau berdasarkan aspirasi masyarakat, bukan Top – Down seperti kebanyakan di Indonesai. Peran negara hanya sebagai pendukung dan pelindung gerakan.
Saat ini ada 500 group koperasi yang berafiliasi dengan Pellervo, mayoritas adalah adalah group koperasi raksasa semisal Valio (koperasi susu), Metsalitto (koperasi kayu), Munakunta (koperasi telur dan sayuran), Hakkija (koperasi peralatan industri pertanian), S Group (koperasi grosir dan retail). Selain itu sebanyak 660 koperasi kredit dan 130 perusahaan asuransi berafiliasi dengan dengan pellervo.
Sebagai konfederasi, pellervo memberikan dukungan kelembagaan dan Sumberdaya Manusia (SDM) bagi grup – grup koperasi yang menjadi anggotanya. Bahkan lembaga ini memiliki Pellervo Institute, lembaga riset dan pelatihan profesional untuk meningkatkan mutu SDM. Lembaga ini juga memberikan layanan riset produk dan pasar, publikasi media dan lain sebagainya.
Geliat Gerakan Koperasi Finlandia
Finlandia adalah negara paling berkoperasi di dunia. Ini bisa dilihat dari sumbangsih terhadap (Gross National Product)GNP dan jumlah presentase keanggotaan. Koperasi menyumbang 10 % GNP Finlandia dan 84% masyarakatnya adalah anggota koperasi. Tingginya presentase ini menunjukan koperasi begitu penting dan di percaya oleh masyarakat. Disana sudah lumrah menjadi anggota dari dua atau tiga koperasi sekaligus. Bahkan di daerah pedesaan, seorang petani bisa menjadi anggota dari empat koperasi sekaligus.
Koperasi di Finlandia umumnya berbentuk koperasi produksi yang bergerak di berbagai sektor, semisal pertanian, retail, pengolahan hasil hutan, maupun perbankan. Valio, Munakunta dan Metsallito adalah tiga koperasi produksi besar di Finlandia.
Valio adalah grup yang terdiri dari 8 koperasi bergerak dalam pengolahan susu yang memasok 97% kebutuhan susu dalam negeri. Koperasi ini di miliki oleh 8.000 peternak dan 6.600 karyawan dengan pendapatan 2 milyar euro per tahun. Munakunta adalah koperasi pemasar telur dan sayuran. Meski luas tanah pertanian tidak lebih dari 5% tapi dengan teknologi canggih, produksi  pertanian bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri. Munakunta memiliki 220 anggota dengan pendapatan 60 juta euro per tahun.Dari sektor kehutanan, Metsalitto adalah koperasi produksi terbesar ke lima di Eropa dengan 1200 anggota.Koperasi ini memproduksi aneka olahan kayu seperti tisu dan kertas yang total pendapatn dua milyar euro setahun.
Di bidang perbankan dan konsumsi OP – Pohjola dan SOK Corporation (biasa di sebut S group) adalah dua grup koperasi papan atas. OP – Pohjola memiliki 180 bank koperasi independen dengan pangsa pasar mencapai 60%. Dari bidang konsumsi SOK Corporation yang memiliki 1646 retail dan  44.000 Karyawan menguasai 45% pangsa pasar. SOK juga meluaskan usaha ke sektor bahan bakar, perhotelan dan restoran dengan jumlah anggota mencapai 1.468.572 orang, merepresentasikan 62% rumah tangga disana.
SUMBER : http://kopkuninstitute.org/2016/12/08/potret-koperasi-di-finlandia/
ANALISIS :
Dalam rilis 300 koperasi terbesar di dunia, koperasi papan atas mayoritas berasal dari Eropa yaitu Groupe Crédit Agricole dari Francis dan ReWe Group dari Jerman dengan gerakan koperasi berkembang sangat baik. Bahkan di negara-negara  Skandinavia koperasi menjadi soko guru perekonomian. Koperasi di Finlandia umumnya berbentuk koperasi produksi yang bergerak di berbagai sektor, semisal pertanian, retail, pengolahan hasil hutan, maupun perbankan. Valio, Munakunta dan Metsallito adalah tiga koperasi produksi besar di Finlandia. Menurut analisis saya bahwa jumlah koperasi Finlandia setiap tahun terus bertambah dan pada tahun 2014 jumlah koperasi di Finlandia sebanyak 4.626 Koperasi.Koperasi di Finlandia berkembang pesat karena di dukung oleh sistem pendidikan dan dukungan teknologi canggih. Tentunya ini sangat membantu dalam meningkatkan perekonomian di negara tersebut.