Jumat, 12 Mei 2017

Proposal Usaha Donat

`BAB I
PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang        
            Dengan perkembangan zaman dan teknologi maka orang sekarang mulai berhati-hati dalam memilih dan membeli makanan, karena pada masa kini banyak makanan yang dibuat dengan menggunakan bahan kimia yang berbahaya sepeti borax, formalin dan lainnya agar awet dan tahan lama.Perkembangan zaman di era globalisasi seperti ini juga mendorong masyarakat Indonesia untuk menciptakan produk yang lebih inovatif dan kreatif.Hal ini yang mendorong masyarakat Indonesia untuk lebih banyak mengkonsumsi makanan yang lebih inovatif dan unik yang dibuat sendiri tanpa ada campuran bahan kimia.Kami ingin membuat makanan yang memiliki rasa yang enak dengan harga yang cukup murah dan aman untuk dikonsumsi karna tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya, serta memiliki kandugan gizi yang cukup.
            Dari uraian diatas maka sangat berpotensi bagi kami mengembangkan usaha donat yang berbahan kentang ini, karna sebagian masyarakat sangat menyukai donat karna rasanya yang enak, gurih, dan nikmat.Donat kentang ini memiliki beraneka ragam rasa, sehingga konsumen dapat memilih rasa yang sesuai dengan kesukaan mereka.Selain itu, donat ini dapat dinikmati oleh semua umur.Jadi, siapapun bisa untuk mengkonsumsi donat ini naik orang yang sudah tua maupun orang muda.Donat kentang ini bisa dinikmati dalam kondisi apapun, baik malam maupun pagi hari. Donat ini akan lebih enak apabila dimakan sambil minum kopi ataupun teh. Dengan alasan dan landasan tersebut kami berniat untuk merintis usaha donat kentang dan usaha kami ini kami beri nama YAP’S Donut, yaitu inisial dari owner nya, Yeye, Atika dan Puja. Dengan harapan pelanggan akan tertarik untuk datang dan membei donat kentang buatan kami.
1.2       Tujuan
1.      Memperoleh keuntungan yang sebesar- besarnya
2.      Menambah pengalaman dan ilmu pengetahuan kewirausahaan dalam melakukan kegiatan usaha.
3.      Mewujudkan kemampuan dan kemantapan dalam berwirausahaan.
1.3       Manfaat
1.      Memberikan keuntungan
2.      Dengan melihat peluang ini, diharapkan usaha ini dapat berkembang ke berbagai daerah bahkan luar negeri.
3.      Memenuhi kebutuhan makanan masyarakat


BAB II
PERENCANAAN MODAL ASPEK PRODUKSI

2.1       Alat dan Bahan
1.      1/2 kg tepung terigu protein tinggi
2.      4 butir telor
3.      1/4 kg kentang
4.      1/4 kg mentega
5.      1 sendok teh garam
6.      4 sendok makan gula (tergantung selera)
7.      3 sendok makan susu bubuk full cream
8.      1 sendok teh baking powder
9.      1/2 gelas air sekitar 100 ml
10.  Fernipam
11.  Garam halus
12.  Wadah
13.  Kompor
14.  Wajan
15.  Sendok
16.  Minyak goreng secukupnya

2.2       Cara Pembuatan
1.      Potong kentang menjadi beberapa bagian, kemudian rebus sampai matang.
2.      Setelah itu, haluskan dengan cara ditumbuk atau diblender. Pastikan kentang benar-benar halus merata.
3.      Masukkan tepung terigu, gula, susu bubuk, ragi, telur, baking powder dan juga kentang yang telah dihaluskan tadi. Kemudian aduk rata sekitar 20 menit.
4.      Aduk adonan menggunakan alat pengaduk sampai setengah kalis kemudian diamkan selama 30 menit sampai adonannya mengembang.
5.      Hindari mencampurkan ragi, mentega, dan garam secara bersamaan karena dapat menyebabkan adonan tidak mengembang dan terkesan kaku.
6.      Selanjutnya masukkan garam, mentega, dan juga air lalu aduk rata. Lama pengadukan sekitar 10 menit.
7.      Kemudian bagi adonan menjadi beberapa bagian dan diamkan selama 15 menit agar adonan benar-benar mengembang.
8.      Setelah itu, bentuk adonan seperti donat pada umumnya yaitu terdapat lubang ditengahnya. Anda juga bisa membentuk adonan sesuai selera anda.
9.      Tuangkan minyak ke dalam wajan, kemudian goreng adonan donat dalam api kecil hingga warnanya berubah kecoklatan. Gunakan alat bantu seperti sumpit ketika menggoreng donat agar mendapat lingkaran sempurna pada lubang donat.
10.  Setelah donat matang, dinginkan donat dan berikan toping pada donat sesuai selera.

2.3       Analisis SWOT
a.       Strengths (S)
-          Penyajian dari donat kentang ini sangatlah sederhana tanpa memerlukan banyak waktu dalam penyajiannya.
-          Harga dari donat kentang ini cukup murah sehingga dapat terjangkau oleh semua kalangan masyarakat/ konsumen.
-          Donat kentang khas YAP’S ini memiliki rasa yang lebih nikmat dan gurih, karena kualitas dan kebersihannya selalu di utamakan.
-          Karna donat ini mempunyai banyak rasa, sehingga konsumen dapat memilih rasa yang sesuai dengan selera.
-          Perlengkapannya mudah untuk di dapatkan.
b.   Weaknesses (W)
      -     Faktor tempat juga sangat mempengaruhi kelancaran usaha ini karna apabila                        tempatnya kurang ramai maka permintan konsumen akan sedikit.
      -     Permintaan dari konsumen biasanya akan menurun, jika keadaan cuaca                               sedang buruk.
      -     Faktor kenaikan dari harga sembako juga dapat mengurangi permingtaan dari                     konsumen.
c.   Opportunity (O)
      -     Donat kentang ini bisa menjadi alternative sebagai makanan pengganti                    makanan pokok/ cemilan.
      -     Kami bermaksud untuk memberikan bentuk dan rasa yang baru.
      -     Karena donat kentang ini bisa dinikmati oleh semua usia dari yang muda                            sampai yang tua, maka pasar sasarannya mencakup semua kalangan                                     masyarakat.
d.   Threats (T)
      Melihat dari banyaknya permintaan masyarakat dalam mengkonsumsi makanan, maka persaingan dalam menjalankan usaha ini pun cukup banyak. Dan apabila pelayanan dan kualitas yang kita berikan kurang memuaskan, maka konsumen pun akan merasa kecewa, sehingga usaha ini akan terancam bangkrut.                                       Untuk mengatasi hal tersebut, maka dalam menjalankan usaha ini harus selalu memberikan pelayanan dan kualitas produk yang terbaik kepada konsumen.Kualitas produk yang baik dan pelayanan yang terbaik menjadi prioritas yang baik dan pelayanan yang terbaik dalam menjalankan usaha ini.


  
BAB III
PENGEMBANGAN PRODUK

3.1       Konsep Produk
            Konsep Produk yang kita tawarkan sebenarnya tidak jauh berbeda dari konsep yang telah ditawarkan oleh mereka yang memasarkan lebih dulu, dengan rasa yang khas dan bervariasi.
3.2       Persiapan Produksi
            Setelah kita mengetahui keinginan konsumen seperti apa maka tahap selanjutnya adalah persiapan produksi. Persiapan Produksi akan meliputi beberapa Aspek,yang paling utama adalah persiapan Sumber Daya Manusia,Bahan Baku utama,Bahan baku tambahan,Alat Pengolah,Tempat Produksi,serta yang tak kalah penting adalah Sumber Pendanaan. Sumber Daya Manusia dalam Aspek Produksi sangat penting perannya mengingat produk donatini sebagian besar atau bahkan seluruhnya dikerjakan secara manual,untuk itu tenaga yang terampil dalam mengolah donat mutlak diperlukan. Ketersediaan Bahan Baku utama mesti terjaga stock dan jumlahnya sebab kelangsungan Produksi akan terjaga dengan terjaganya stock yang cukup,mengenai bahan baku tambahan berupa bumbu bumbu dan alat pengolah Walaupun kontribusi terhadap proses produksi relative kecil namun keberadaannya mutlak diperlukan. Yang tak kalah penting adalah sumber pendanaan dari Proyek Donatini, sumber ini dapat diperoleh dari berbagai macam sumber bias dari kredit Bank atau dari simpanan pribadi. Mengingat Jumlah Dana yang diperlukan tidak terlalu besar maka sebaiknya sumber pendanaan akan lebih baik dari Pribadi,modal yang diperlukan dengan perkiraan Omset per hari.
3.3       Keunggulan Produksi
1.      Memiliki berbagai macam-macam bentuk
2.      Memiliki berbagai macam-macam rasa
3.      Bahan produk yang higienis




BAB IV
POSITIONING PRODUK

4.1       Segmentasi Targeting & Positioning Produk
            Segmentasi Produk adalah proses menempatkan Konsumen dalam subkelompok di Pasar Produk ,sehingga pembeli memiliki tanggapan yang hampir sama dengan strategi perusahaan (“ Perilaku Konsumen” , Rachmat Sunarto ). Dengan kata lain Segmentasi Pasar adalah Proses mengkotak –  kotakan Pasar yang heterogen kedalam potensial Customer yang memiliki kesamaan kebutuhan dan atau kesamaan karakter yang memiliki respon yang sama dalam membelanjakan uangnya. Variabel yang digunakan untuk menentukan segmen pasar adalah dari Geografi,Demografi,Psikografi,dan Behavior (Tingkah Laku) untuk Donat  ini kita akan mengambil Segmen Variabel Psikografi dimana segmen kelas sosial menengah bawah adalah menjadi segment pasar Donat ini. Setelah kita mampu mengindentifikasi Segmen pasar dimana dalam hal ini kita mengambil Segmen tingkat sosial,maka selanjutnya Segmen tingkat sosial menengah bawah akan menjadi sasaran atau target pemasaran. Dalam hal positioning Produk Donat ini akan kita posisikan sebagai Produk Donat dengan rasa yang sama dengan Donat yang sudah terkenal namun harganya terjangkau oleh Masyarakat kalangan bawah (Murah). Atau dengan kata lain yang lebih simple adalah donat dengan rasa yang enak dan harga murah. Positioning ini mengacu pada teori dimana Positioning Produk harus jelas ,berbeda dan memiliki nilai lebih.
4.2       Uji Studi Positioning Produk
            Dalam melakukan uji Positioning Produk yang perlu diperhatikan adalah apakah setelah kita meluncurkan produk tersebut dapat diterima oleh konsumen dengan alasan bahwa produk yang kita bikin itu sesuai dengan kebutuhannya,berbeda dari produk pesaing,memiliki nilai tambah buat konsumen. Untuk itu dalam melakukan kajian atas positioning Produk Donat ini maka tingkat kepuasan antara yang mereka beli (mengeluarkan uang) sebanding dengan Produk yang kita janjikan (yang didapat) dengan cara wawancara seputar produk yang kami produksi kepada beberapa konsumen.





BAB V
MARKETING MIX

5.1       Penentuan Harga
            Penentuan harga,Produk/Merek,Promosi,dan Place/Tempat/Distribusi haruslah betul betul berbeda dari Produk yang sudah ada,sehingga dalam hal ini betul betul ada Deferensiasi.
Dalam hal Donat dimana Target Konsumen yang ditetapkan adalah segmen menengah bawah maka Faktor Harga menjadi sangat sensitive,untuk itu dalam menentukan harga betul betul dipertimbangkan apakah Produk kita dengan harga yang telah ditetapkan dapat terjangkau oleh masyarakat bawah. Dan selanjutnya adalah apakah dengan harga murah tersebut kita masih mendapatkan untung. Dan harga yang kami tetapkan untuk menjual satu buah donat adalah sebesar Rp 3.000,- sampai dengan Rp 5.000,- per donat.
5.2       Penentuan Produk/ Merk
            Penentuan Merek produk dapat dilakukan berdasarkan nama generic dari Produk tersebut,umumnya produk Makanan lebih memilih nama Generic dari Produk yang dibuat dengan ditambah label tertentu. Dengan demikian dalam membuat Donat kentang ini kita tidak boleh memberi nama hanya Donat kentang begitu saja,namun harus ada label tertentu dimana label ini menjadi Faktor pembeda dari produk lain yang sejenis. Nama untuk Donat Kentang ini yaitu YAP’S.Donken.
5.3       Promosi
            Target dari usaha ini adalah semua kalangan usia mulai dari anak kecil, para remaja, dan para orang tua. Promosi dilakukan dari mulut ke mulut, kelas ke kelas juga melalui media sosial seperti instagram.





BAB VI
UJI PEMASARAN
6.1       Strategi Penjualan
            6.1.1    Dari mulut ke mulut
                        Promosi ini merupakan promosi yang paling sederhana, serta tidak memerlukan      banyak biaya untuk melakukan promosi ini. Cukup dengan bercerita dengan teman- teman kita atau keluarga untuk mempromosikan usaha ini, sehingga sacara tidak langsung    semua konsumen/ masyarakat akan mengetahui usaha kita. Dan apabila kita sudah diketahui dan disukai, maka konsumen tersebut akab memberitahukan kepada orang lain untuk membeli donat kentang di tempat kita.
            6.1.2    Dengan media internet
                        Promosi ini juga dapat dilakukan dengan cara menggunakan media internet            seperti melalui instagram, facebook, dll. Karena sebagian besar masyarakat telah menggunakan media internet, sehingga masyarakat dapat mengetahui usaha kita.






BAB VII
PENUTUPAN
            Bahwa dalam melakukan usaha dituntut untuk serius dan Fokus,kita tidak bisa dalam memulai bisnis itu secara setengah tengah,dan dikerjakan sambil lalu meskipun usaha tersebut berupa usaha sampingan. Kegagalan berusaha sebenarnya bukan disebabkan oleh orang lain namun berasal dari diri kita sendiri,dengan demikian ketekunan dalam menjalankannya adalah suatu keharusan. Perhitungan perhitungan yang matang selayaknya dilakukan di awal awal memulai usaha karena sekali kita salah dalam perhitungan diawal maka yang terjadi adalah efek Berantai dimana kita akan terus menerus mengalami kesalahan,sementara modal lama kelamaam tersedot habis. Sudah sewajarnya apabila kita ingin memulai usaha belajar kepada mereka yang lebih sukses agar kita dapat memilah mana yang pas dan mana yang kurang. Dengan demikian kita akan terhindar dari resiko yang lebih besar.

KRITIK & SARAN

  1. Mama Jojo
Donatnya enak rasanya pas , tapi sedikit ada yang keras donatnya.
Saran : kalau bisa ukuran donatnya sama semuanya.
  1. Yuni
Kritik : topingnya kurang banyak varian rasanya
Saran : lebih perbanyak varian rasanya dan ukuran donatnya kurang besar.
  1. Jenny
kritik : toping kurang rapih.

Saran : lebih rapih lagi untuk topingnya dan kalau bisa 4 donat satu plastic.

Gaya Hidup Yang Baru (Amsal 12:24, 26-27, Yohanes 5:17)


            Banyak orang sekarang berduyun- duyun menjadi pebisnis. Apalagi dengan kemudahan teknologi yang menolong orang untuk dapat melakukan bisnis online secara perorangan. Ada orang yang berbisnis karena benar- benar memiliki passion di bidang itu. Namun ada orang yang menjadikannya sekedar usaha sampingan. Ada yang melakukannya karena suka, tetapi ada juga yang karena terpaksa. Seperti akhir- akhir ini dengan ekonomi dunia yang semakin anjlok dan harga sembako yang semakin naik, membuat beberapa pekerja tidak mampu menggantungkan hidup pada upah bulanannya, sehingga beberapa terpaksa mencoba peruntungan mereka dengan berbisnis. Apapun alasannya, tak dapat disangkal bahwa beberapa pebisnis memulai usaha mereka karena tekanan kebutuhan ekonomi. Di sisi lain ada juga orang yang membenci bisnis dengan berbagai alasan. Namun hari- hari ini bisnis bukan lagi suatu opsi dalam hidup kita. Bisnis sudah seharusnya dijadikan gaya hidup. Ketika dunia ini diciptakan, Tuhan bekerja selama enam hari dan semuanya baik. Empat ribu tahun kemudian Tuhan Yesus menyaksikan bahwa Bapa masih terus bekerja bahkan hingga dimasa kita hidup. Ibaratnya, kita bekerja di suatu perusahaan dan Bos nya terus bekerja, apakah kita akan duduk berpangku tangan dan tiap bulan tinggal menerima upah? Tentu tidak bukan? Bahkan, sekalipun bos di dunia ini tidak bekerja lagi, karyawannya harus tetap bekerja dengan giatnya.
            Orang percaya diajarkan untuk hidup oleh iman dan berdasarkan kasih karunia Tuhan, tetap tidak ada satu pun ayat firman Tuhan yang memerintahkan atau member usul supaya jangan bekerja. Malah dengan jelas diperintahkan untuk terus bekerja. Orang yang menjadikan bisnis atau bekerja sebagai gaya hidup akan mendapati tempat penggembalaannya sebagaimana ditekankan oleh Amsal. Menjadikan bisnis sebagai gaya hidup juga bukan berarti menjadikan kita sebagai orang yang serakah untuk melakukan apapun demi kelancaran bisnis. Tetapi untuk menghindarkan kita dari kemalangan dan kekurangan, sebab orang yang malas bekerja tidak akan mendapatkan hasil apa- apa. Dapatkah seorang siswa yang tak pernah belajar memperoleh peringkat pertama dalam ujian sekolahnya? Seorang pelari marathon tak akan pernah menjadi juara bila ia tak berlari dalam perlombaan.
            Jika ada yang berminat untuk berbisnis tetapi belum menemukan bisnis yang tepat, tetaplah berusaha dan terus maju, sebb hasil akhir yang vbaik hanya tersedia bagi orang- orang yang tekah bekerja keras. Jadikanlah bisnis sebagai gaya hidup yang baru dan selamat menikmati hasil- hasilnya. Jadikanlah hari- hari ini dengan hidup menjadi pekrja yang rajin dan tak kenal lelah. Dan, bagi Anda yang telah menjadikan bisnis sebagai gaya hidup, bersiap- siaplah untuk menuai hasilnya.


Sumber : Manna Sorgawi

Jumat, 21 April 2017

Waktu Yang Terbaik

Tentu kita pernah berdoa meminta sesuatu kepada Tuhan. Apa yang kita pikirkan saat meminta sesuatu kepada Tuhan? Hampir semua kita mengharapkan Tuhan menjawab sesuai dengan keinginan kita.

Tepat di bulan Desember kemarin saya meminta kepada Tuhan agar di tahun ini saya bisa berkumpul bersama dengan keluarga saya di Medan. Di samping itu juga saya sedang mengerjakan tugas Penulisan Ilmiah saya dari kampus. Karena judul Penulisan ilmiah saya berkaitan dengan salah satu perusahaan yang membutuhkan perizinan untuk melakukan penelitian dengan menyebarkan kuesioner maka saya harus bolak balik mengurus surat- surat izin penelitian tersebut dan juga menghubungi pihak perusahaan yang bersangkutan, sementara libur kuliah telah tiba ….

Setelah selesai menyerahkan surat – surat perizinian ke perusahaan tersebut, saya pulang dan nantinya mereka akan menghubungi saya kembali. Berhari- hari Saya menunggu kabar dari pihak perusahaan tersebut apakah saya diperbolehkan untuk menyebarkan kuesioner disana atau tidak, setelah itu saya berdoa meminta kepada Tuhan agar saya diperbolehkan untuk melakukan riset toko dan dengan waktu yang saya inginkan yaitu setelah liburan selesai agar saya bisa berlibur berkumpul dengan keluarga saya di Kampung, selang tiga hari setelah saya selesai memberikan surat izin, saya dihubungi by email oleh pihak perusahaan tersebut kalau saya diperbolehkan melakukan penelitian di perusahaan tersebut pada tanggal 21 Desember sampai 27 Desember, sementara di hari itu adalah dimana saya akan berencana untuk pulang kampung. Perasaan saya campur aduk dimana ada senang dan ada sedih saat itu, Saya sempat kecewa karna apa yang saya harapkan tidak sesuai dengan kenyataan.

Seiring waktu berjalan saya sadar dan mencoba untuk menerima semuanya dengan lapang dada, tidak bersungut- sungut dan berpikir positif karena saya tau apa yang terjadi saat ini adalah rencana Tuhan dalam hidup saya dan itulah waktu yang terbaik.
Setelah seminggu selesai melakukan riset toko saya langsung mengerjakan tugas penulisan ilmiah saya di rumah dengan data yang sudah saya dapat dan kumpulkan. Lalu segera saya bimbingan dengan dosen Pembimbing saya dan memberikan bab 1-5 bolak balik untuk mendapatkan surat acc dari dosen Pembimbing. Banyak proses yang saya lewati dan waktunya tiba saya mendapatkan surat acc dari dosen pembimbing saya, disitu saya sangat senang akhirnya ….

Lalu keesokan harinya saya mendaftarkan diri saya sidang di baak dan saya mendapatkan jadwal sidang pada tanggal 17 Februari 2017 dan dinyatakan saya lulus sidang yayyy! Saya sangat mengucap syukur kepada Tuhan karna saya bisa cepat kelar sidang tepat pada waktunya dan saya adalah salah satu dari 3 orang pertama dikelas yang sudah sidang.

Salah satu syarat saat kita berdoa kepada Tuhan adalah harus berserah kepada Tuhan dan membiarkanNya menjawab sesuai dengan caraNya, bukan cara kita. Kitalah yang memohon dan Tuhan berhak menjawab sesuai caraNya yang ajaib. Tuhan mengetahui apa yang kita butuhkan dan juga inginkan, Ia adalah Tuhan yang akan menjawab doa dengan bijaksana karna Dia adalah Tuhan yang mengetahui segalaNya, termasuk apa yang terbaik bagi kita. Semangat bagi teman- teman yang belum sidang tetap bertekun dan sabar dalam segala hal.


God bless you J

Sabtu, 15 April 2017

Etika Bisnis

Pengertian Etika Bisnis

Pengertian, Prinsip dan Manfaat Etika Bisnis
Etika Bisnis
Etika bisnis adalah suatu pengetahuan tentang tata cara ideal pengaturan dan pengelolaan bisnis yang memperhatikan norma dan moralitas yang berlaku secara universal (Muslich, 2004:9). Etika bisnis merupakan aturan tidak tertulis mengenai cara menjalankan bisnis secara adil, sesuai dengan hukum yang berlaku dan tidak tergantung pada kedudukan individu atau-pun perusahaan di masyarakat.

Etika bisnis lebih luas dari ketentuan yang diatur oleh hukum, bahkan merupakan standar yang lebih tinggi dibandingkan standar minimal ketentuan hukum, karena dalam kegiatan bisnis seringkali kita temukan wilayah abu-abu yang tidak diatur oleh ketentuan hukum (Bertens, 2000).

Etika bisnis terkait dengan masalah penilaian terhadap kegiatan dan perilaku bisnis yang mengacu pada kebenaran atau kejujuran berusaha (Sumarni, 1998:21). Etika bisnis merupakan pengetahuan pedagang tentang tata cara pengaturan dan pengelolaan bisnis yang memperhatikan norma dan moralitas melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

Etika bisnis menjadi standar nilai yang menjadi pedoman atau acuan manajer dan segenap karyawan dalam pengambilan keputusan dan mengoperasikan bisnis yang etik. Etika bisnis dalam lingkupnya tidak hanya menyangkut perilaku dan organisasi perusahaan secara internal melainkan juga menyangkut perilaku bisnis secara eksternal. Etika bisnis berfungsi untuk menggugah masyarakat untuk bertindak menuntut para pelaku bisnis untuk berbisnis secara baik demi terjaminnya hak dan kepentingan masyarakat tersebut.

Dalam etika bisnis, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain pengendalian diri, pengembangan tanggung jawab sosial, mempertahankan jati diri, menciptakan persaingan yang sehat, menerapkan konsep pembangunan tanggung jawab sosial, mempertahankan jati diri, menciptakan persaingan yang sehat dan menerapkan konsep pembangunan yang berkelanjutan.

Etika bisnis dalam perusahaan memiliki peran yang sangat penting, yaitu untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value-creation) yang tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh. Biasanya dimulai dari perencanaan strategis, organisasi yang baik, sistem prosedur yang transparan didukung oleh budaya perusahaan yang handal serta etika perusahaan yang dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen (Muslich, 1998).

Aspek dan Sudut Pandang Etika Bisnis 

Menurut Bertens (2000) terdapat tiga aspek dan sudut pandang pokok dari bisnis, yaitu:
  1. Sudut pandang ekonomi, bisnis adalah kegiatan ekonomis, maksudnya adalah adanya interaksi produsen/perusahaan dengan pekerja, produsen dengan produsen dalam sebuah organisasi. Kegiatan antar manusia ini adalah bertujuan untuk mencari untung oleh karena itu menjadi kegiatan ekonomis. Pencarian keuntungan dalam bisnis tidak bersifat sepihak, tetapi dilakukan melalui interaksi yang melibatkan berbagai pihak. 
  2. Sudut pandang etika, dalam bisnis berorientasi pada profit adalah sangat wajar, akan tetapi jangan keuntungan yang diperoleh tersebut justru merugikan pihak lain. Maksudnya adalah, semua yang kita lakukan harus menghormati kepentingan dan hak orang lain. 
  3. Sudut pandang hukum, bisa dipastikan bahwa kegiatan bisnis juga terikat dengan Hukum Dagang atau Hukum Bisnis, yang merupakan cabang penting dari ilmu hukum modern. Dalam praktik hukum banyak masalah timbul dalam hubungan bisnis pada taraf nasional maupun internasional. Seperti etika, hukum juga merupakan sudut pandang normatif, karena menetapkan apa yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan.

Prinsip-prinsip Etika Bisnis 

Etika bisnis memiliki prinsip-prinsip yang bertujuan memberikan acuan cara yang harus ditempuh oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya. Menurut Sonny Keraf (1998), terdapat lima prinsip yang dijadikan titik tolak pedoman perilaku dalam menjalankan praktik bisnis, yaitu (Agoes & Ardana, 2009:127-128):

a. Prinsip Otonomi

Prinsip otonomi menunjukkan sikap kemandirian, kebebasan, dan tanggung jawab. Orang yang mandiri berarti orang yang dapat mengambil suatu keputusan dan melaksanakan tindakan berdasarkan kemampuan sendiri sesuai dengan apa yang diyakininya, bebas dari tekanan, hasutan, dan ketergantungan kepada pihak lain.

b. Prinsip Kejujuran 

Prinsip kejujuran menanamkan sikap bahwa apa yang dipikirkan adalah apa yang dikatakan, dan apa yang dikatakan adalah yang dikerjakan. Prinsip ini juga menyiratkan kepatuhan dalam melaksanakan berbagai komitmen, kontrak, dan perjanjian yang telah disepakati.

c. Prinsip Keadilan

Prinsip keadilan menanamkan sikap untuk memperlakukan semua pihak secara adil, yaitu suatu sikap yang tidak membeda-bedakan dari berbagai aspek baik dari aspek ekonomi, hukum, maupun aspek lainnya.

d. Prinsip saling Menguntungkan

Prinsip saling menguntungkan menanamkan kesadaran bahwa dalam berbisnis perlu ditanamkan prinsip win-win solution, artinya dalam setiap keputusan dan tindakan bisnis harus diusahakan agar semua pihak merasa diuntungkan.

e. Prinsip Integritas Moral

Prinsip integritas moral adalah prinsip untuk tidak merugikan orang lain dalam segala keputusan dan tindakan bisnis yang diambil. Prinsip ini dilandasi oleh kesadaran bahwa setiap orang harus dihormati harkat dan martabatnya.

Manfaat Etika Bisnis 

Perilaku Etis penting diperlukan untuk sukses jangka panjang dalam sebuah bisnis. Oleh karena itu, bisnis seringkali menetapkan pilihan strategis berdasarkan nilai dimana pilihan tersebut didasarkan atas keuntungan dan kelangsungan hidup perusahaan. Manfaat etika bisnis dalam kelangsungan perusahaan adalah sebagai berikut (Muslich, 2004:60-61):
  1. Tugas utama etika bisnis dipusatkan pada upaya mencari cara untuk menyelaraskan kepentingan strategis suatu bisnis dengan tuntunan moralitas. 
  2. Etika bisnis bertugas melakukan perubahan kesadaran masyarakat tentang bisnis dengan memberikan suatu pemahaman yaitu bisnis tidak dapat dipisahkan dari etika.

Daftar Pustaka

  • Bertens K. 2000. Pengantar Etika Bisnis, Edisi Keenam. Yogyakarta: Kanisius.
  • Muslich, Mohammad. 2004. Manajemen Keuangan Modern, Analisis Perencanaan dan Kebijakan. Cetakan Pertama. Jakarta: Bumi Aksara.
  • Sumarni, Murti, dkk. 1998. Pengantar Bisnis. Yogyakarta: Liberty Yogyakarta.
  • Agoes, Cenik & Ardana. 2009. Etika Bisnis dan Profesi. Jakarta: Salemba Empat.

SUMBER : http://www.kajianpustaka.com/2016/10/pengertian-prinsip-dan-manfaat-etika-bisnis.html

Senin, 10 April 2017

Pengertian Definisi Tujuan dan Fungsi Etika Bisnis

Definisi Etika Bisnis
Kata Etika, Menurut bahasa Yunani, kata etika berawal dari kata ethos yang memiliki arti sikap, perasaan, akhlak, kebiasaan, watak. Sedangkan Magnis Suseno berpendapat bahwa etika merupakan bukan suatu ajaran melainkan suatu ilmu.
pengertian-etika-bisnisKata kedua adalah bisnis, yang diartikan sebagai suatu usaha. Jika kedua kata tersebut dipadukan, yaitu etika bisnis maka dapat didefinisikan sebagai suatu tata cara yang dijadikan sebagai acuan dalam menjalankan kegiatan berbisnis. Dimana dalam tata cara tersebut mencakup segala macam aspek, baik dari individu, institusi, kebijakan, serta perilaku berbisnis.
Pengertian Etika Bisnis dan Cara Penyusunannya. Untuk menyusun etika bisnis yang bagus, maka perlu diperhatikan beberapa hal berikut ini, yaitu tentang pengendalian diri, pertanggungjawaban sosial, menjadikan persaingan secara sehat, penerapan konsep yang berkelanjutan, dapat mempertahankan keyakinannya, konsisten dengan sebuah aturan yang sudah disepakati bersama, penumbuhan kesadaran serta rasa memiliki dengan apa yang sudah disepakati, menciptakan suatu sikap untuk saling percaya pada antar golongan pengusaha, serta perlu diadakannya sebagian dari etika bisnis untuk dimasukkan dalam hukum yang dapat berupa suatu perundang-undangan.

Tujuan Etika Bisnis

Pengertian Etika Bisnis dan Tujuan Dibuatnya Etika Bisnis. Pada dasarnya sebuah etika bisnis ini digalakkan karena memiliki maksud dan tujuan tertentu dalam dunia bisnis. Adapun tujuan etika bisnis adalah untuk menjalankan dan menciptakan sebuah bisnis seadil mungkin serta menyesuaikan hukum yang sudah dibuat. Selain itu, juga dimaksudkan untuk menghilangkan ketergantungan pada sebuah kedudukan individu maupun perusahaan.

Fungsi Etika Bisnis

Pengertian Etika Bisnis dan Fungsi Penerapan Etika Bisnis. Dalam penerapan etika bisnis ini tentu akan adalah nilai plus atau keuntungan tersendiri bagi sebuah perusahaan, baik dalam jangka waktu yang panjang maupun menengah. Adapun fungsi etika bisnis diantaranya adalah dapat mengurangi dana yang diakibatkan dari pencegahan yang kemungkinan terjadinya friksi atau perpecahan, baik dari intern perusahaan itu sendiri maupun ekstern.
Selain itu, dalam penerapan etika bisnis ini juga berfungsi untuk membangkitkan motivasi pekerja agar terus meningkat, melindungi prinsip dalam kebebasan berdagang atau berniaga, serta dapat meciptakan keunggulan dalam bersaing.
Secara umum, suatu tindakan perusahaan yang kurang etis akan membuat konsumen menjadi terpancing dan pada akhirnya muncullah sebuah tindakan pembalasan. Seperti contoh adanya larang beredarnya suatu produk, gerakan pemboikotan, dan yang sejenisnya, maka yang terjadi adalah penurunan nilai jual dan juga perusahaan.
Kejujuran ketika berkomunikasi dan bersikap
Kejujuran merupakan poin penting dalam menjalankan usaha sekaligus membangun kepercayaan. Dalam berbisnis, Anda wajin bersikap jujur dalam segala hal. mulai dari memberikan informasi dan menganalisa kekuarangan perusahaan.
Integritas
Seseorang yang mempimpin perusahaan mendapatkan keparcayaan dari oran lain karena mempunyai integritas. Integritas dapat diartikan sebagai konsistensi antara pemikiran, perkataan, dan perbuatan.
Memenuhi janji serta komitmen yang dibuat
Seorang pebisnis dapat dipercaya karena mampu memenuhi semua janji serta komitmennya yang pernah dibuat. Dalam berbisnis Anda tidak boleh asal membuat janji, tetapi saat diucapkan Anda dapat langsung memenuhinya dengan baik.
Loyalitas
Loyalitas merupakan hal yang penting dalam berbisnis. Hal ini agar bisnis yang Anda jalani dapat berjalan dengan baik tanpa adanya konflik. Keloyalan dapat ditunjukan dengan bekerja keras sesuai dengan visi misi perusahaan serta mampu membedakan urusan kantor dengan masalah pribadi. Loyalitas juga dapat terlihat dari keseriusan Anda mengembangkan bisnis yang dijalani.
Nah, sampai disini pembahasan kita tentang pengertian etika bisnis, selamat untuk Anda yang berani masuk dalam dunia bisnis dan tentunya dengan menjunjung tinggi adanya etika bisnis.

SUMBER : bisnisi.com/pengertian-definisi-tujuan-dan-fungsi-etika-bisnis/

Lima Cara Memulai Usaha dari Bawah



 

Mempunyai usaha merupakan keinginan banyak orang. Sangat menyenangkan membesarkan usaha milik sendiri. Lalu pertanyaannya bagaimana cara memulai usaha baru dari bawah? sebenarnyanya cara untuk memulai usaha sangatlah mudah. Yang dibutuhkan hanya dengan mempunyai impian. Karena dengan impian kita dapat menciptakan ide usaha yang luar biasa, hingga akhirnya ide usaha tersebut direalisasikan menjadi sebuah peluang usaha baru yang menguntungkan.
Selanjutnya memulai usaha dapat dapat dilakukan sebagai berikut:
1. Tentukan ide usaha
Sesuaikan usaha yang akan dibuka dengan kemampuan, minat atau bakat yang kita miliki, namun tanpa meninggalkan faktor peluang pasar yang ada pada masyarakat. Banyaknya pengusaha sukses, karena mereka memilih bidang usaha yang mereka sukai. Sehingga kita akan selalu berusaha mengembangkan bisnis yang kita miliki, dengan perasaan senang hati tanpa ada kejenuhan ataupun rasa bosan yang sering muncul. Selain itu dapat juga memulai usaha baru yang belum pernah ada di pasaran sehingga terkesan unik dan menarik, atau membuka usaha yang telah banyak dipasaran namun memiliki peluang pasar yang masih besar.
2. Ciptakan visi dan misi usaha
Sebuah usaha harus mempunyai visi dan misi yang jelas, sehingga tujuan dan langkah usaha tersebut dapat terstruktur dengan baik untuk menunjang pengembangan usaha yang dibangun.
3. Bertindaklah
Sebaik apapun ide usaha yang kita punya, tidak akan pernah menjadi usaha yang sukses jika kita tidak segera bertindak. Mulailah usaha yang kita rencanakan dengan penuh keyakinan dan ketekunan, karena menjalankan sebuah usaha hingga mencapai kesuksesan membutuhkan perjuangan dan perjalanan yang cukup panjang dengan kerja keras yang harus dijalankan.
4. Selalu belajar dan lakukan pengamatan
Amati pengusaha yang telah sukses dengan bidang yang sama, bila usaha kita tergolong baru amatilah strategi manajemen yang mereka gunakan. Hal penting lainnya yaitu perdalam pengetahuan mengenai semua hal yang berhubungan dengan bisnis yang kita jalankan, agar produk kita bisa lebih inovatif.
5. Hadapi hambatan dan kegagalan
Membangun sebuah usaha hingga sukses tidaklah mudah, adanya hambatan serta resiko kegagalan hampir selalu membayangi setiap usaha. Untuk itu sebaiknya kita harus selalu berpikiran positif terhadap hambatan serta kegagalan yang ada, karena dalam tiap kesulitan akan ada kemudahan jika kita mau bekerja keras. Tanpa kita sadari, dalam keadaan terdesak kreativitas seseorang akan meningkat untuk mencari solusi dari masalah yang ada. Oleh karena itu, hadapi serta nikmati hambatan usaha karena akan menguatkan mental usaha kita dan menambah kemampuan kita dalam membangun usaha.
Kunci kesuksesan memulai usaha adalah berani menjadikan mimpi kita menjadi ide bisnis yang nyata. Jangan pernah takut gagal dalam memulai bisnis, karena setiap kegagalan akan memberikan pelajaran berharga bagi langkah bisnis Anda. (as/dari berbagai sumber)

SUMBER : http://www.ilawati-apt.com/peluang-bisnis-laundry/

Jumat, 31 Maret 2017

Jujur Tentang Keuangan

          Berbicara tentang uang tidak akan ada habisnya. Kejujuran adalah salah satu sifat yang sering dikaitkan dengan uang. Dalam dunia kerja, hampir seluruh perusahaan menetapkan kejujuran sebagai syarat utama bagi seseorang karyawan. Walaupun tidak diuraikan secara rinci, tetapi secara tersirat kejujuran yang dimaksud lebih banyak mengacu kepada keuangan. Ada banyak perusahaan yang masih memberikan toleransi bagi kesalahan lain, tetapi kalau soal kecurangan dalam keuangan tidak ada toleransi sekalipun nominalmya sangat kecil. Kejujuran soal keuangan secara tidak langsung dijadikan salah satu standar utama penilaian karakter seseorang. Sebab setiap kehidupan manusia selalu berkaitan dengan uang. Dengan uang kita dapat pergi ke tempat liburan yang kita ingini, dengan uang kita dapat membeli barang yang kita suka dan memenuhi kebutuhan hidup. Sekalipun uang adalah lembaran kertas tetapi ia menggiurkan dan memikat  hati setiap orang, sehingga berbuat ketidakjujuran bisa terjadi dimana- mana. Dalam dunia pekerjaan bahkan organisasi, tidak sedikit masalah terjadi berkaitan dengan uang.
          Kejujuran adalah hal yang sangat diutamakan dalam pekerjaan maupun organisasi. Ketika kita kehilangan kepercayaan karena ketidakjujuran, itu petanda buruk. Orang- orang tidak akan dapat bekerja dengan nyaman bersama kita, bahkan kita pun bisa kehilangan pekerjaaan dan kepercayaan. Jadi marilah kita membangun sikap yang jujur tentang uang.


Kata bijak : Orang jujur mendapatkan berkatnya, orang curang kehilangan berkatnya.